Diposkan pada 18 April 2018

Luka Operasi adalah luka yang sengaja dibuat dengan prosedur pembedahan/operasi. Ketika terdapat luka pada tubuh baik akibat operasi atau hal lain yang mengakibatkan tubuh terluka.

Infeksi adalah invasi tubuh oleh patogen atau mikroorganisme yang mampu menyebabkan sakit (Potter& Perry, 2005). Infeksi pasca operasi adalah infeksi dari luka yang didapat setelah operasi.  luka operasi adalah infeksi dari luka yang didapat setelah operasi. Dapat terjadi diantara 30 hari setelah operasi, biasanya terjadi antara 5 sampai 10 hari setelah operasi. Infeksi luka operasi ini dapat terjadi pada luka yang tertutup ataupun pada luka yang terbuka, dikarenakan untuk proses penyembuhannya. Dapat juga terjadi pada jaringan maupun pada bagian dari organ tubuh dan juga dapat terjadi pada jaringan superfisial (yang dekat dengan kulit) ataupun pada jaringan yang lebih dalam.a kasus yang serius, infeksi pasca operasi dapat mengenai organ tubuh  (Tjahyono Sigit A, 2009).

Jika infeksi terjadi sudah cukup lama, akan terbentuk cairan putih kental di daerah infeksi tersebut yang disebut dengan nanah (pus). Nanah terbentuk karena adanya"perang" antara antibody dengan antigen.

 

 

 

1. Faktor-faktor yang menyebabkan infeksi

a. Kuman : staphylococcus aures dan staphylococcus epidermis

b. Daya tahan tubuh menurun

c. Sumber infeksi (infeksi dari dalam, infeksi dari luar)

d. Faktor gizi (gizi kurang)

 

2. Tanda dan gejala infeksi pada luka pasca operasi

Agar tidak terjadi infeksi pada luka pasca operasi, sebaiknya anda kenali tanda dan gejala infeksi pada luka operasi sebagai berikut:

a. Terjadinya bengkak disekitar luka.

b. Suhu badan menjadi panas.

c. Kemerahan pada sekitar luka.

d. Terjadinya nyeri pada daerah luka.

e. Adanya bau yang tidak sedap pada luka.

f.  Gangguan fungsi gerak pada daerah luka.

3. langkah-langkah pencegahan infeksi pada luka operasi adalah sebagai berikut:

a. Jangan menyentuh daerah luka insisi dengan tangan.

b. Beritahu keluarga dan teman untuk mencuci tangan mereka dengan baik dengan sabun dan air  sebelum mengunjungi anda.

c. Kuku harus bersih dan tidak boleh panjang.

d. Alat-alat perawatan luka yang akan digunakan harus dalam keadaan steril (bebas dari kuman).

e. Bersihkan luka dengan menggunakan tekhnik septic dan antiseptic.

f. Setelah dibersihkan luka insisi ditutup kembali dengan verband.

h. Lindungi luka saat mandi jangan sampai kebasahan .

i. Diet TKTP ( Tinggi kalori Tinggi Protein ).

j. Mobilisasi

K. Istirahat' yang cukup

l.  Minum  antibiotik yang diresepkan sampai selesai.

Demikian langkah-langkah pencegahan infeksi pada luka  pasca operasi di rumah sehingga dengan melakukan perawatan luka yang baik dan benar, maka bisa terhindar dari infeksi pada luka yang mengakibatkan semakin lamanya proses penyembuhan bahkan bisa menjadi lebih parah, semoga bermanfaat dan terhindar dari infeksi .

Salam semakin sehat dari kami keluarga Besar Rs Betha Medika