Diposkan pada 23 January 2017

Selamat Sore Bunda Terkasih. RSIA Karunia Kasih akan memberikan info kesehatang mengenai seputar Kehamilan. Yuk Baca Bunda selengkapnya.
5 Masalah yang Sering Dialami Saat Trimester Ketiga
Trimester ketiga adalah trimester terakhir usia kandungan. Waktu untuk menunggu masa persalinan. Pada usia ini, perut sudah membesar dan lebih sering capek. Posisi tidur pun mulai tidak nyaman dan serba salah. Ingin melakukan apapun serbah salah. Karena perut yang membesar membuat gerakan Mom terbatasi.
Mom, bereikut adalah 5 masalah yang sering dialami saat usia kandungan sudah mencapai trimester ketiga.
•    Mudah Lelah
Pada usia trimester ketiga tubuh akan mulai merasa lelah. Hal ini karena janin dalam kandungan juga semakin bertumbuh. Untuk mengatasi hal ini, lakukan gerakan untuk latihan agar rasa lelah berkurang.
•    Sakit Punggung
Perut yang semakin membesar sehingga membuat punggung menahan beban yang lebih dari biasanya. Untuk mengurangi sakit punggung, saat tidur tambahkan bantal pada bagian punggung dan perut. Hal ini akan membantu posisi tidur menjadi lebih nyaman.
•    Sering Buang Air Kecil
Saat usia kandungan mencapai usia trimester ketiga, produksi urine pun meningkat sehingga menyebabkan sering buang air kecil. Cobalah untuk mengontrol keinginan buang air kecil. Kurangi minuman yang mengandung kafein untuk mengurangi risiko masalah ini.
•    Heartburn
Heartburn adalah nyeri perut pada bagian kiri atas. Hal ini umum terjadi. Heartburn disebabkan pertumbuhan janin sehingga rahim mendorong lambung yang menyebabkan asam lambung mengalir ke kerongkongan. Hal inilah yang menyebabkan nyeri terutama sesaat Mom selesai makan.
•    Susah Bernapas
Susah bernapas sering dikeluhkan akibat pembesaran uterus yang menyebabkan paru-paru tidak dapat mengembang dengan baik. Untuk mengurangi risiko masalah ini, sebaiknya Mom melakukan latihan pernapasan. Latihan yang rutin membantu Mom untuk mengatur pernapasan.
Mom, demikian 5 masalah yang sering dialami saat masa trimester ketiga. Selamat menikmati waktu menunggu kehadiran si kecil.