Diposkan oleh sumberkasih pada 5 December 2014

Jadwal Layanan Laktasi Center 'Kasih'

Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Keterangan
08.00-14.00 08.00-14.00 08.00-14.00 08.00-14.00 08.00-14.00 08.00-14.00    

 

LAKTASI CENTER 'KASIH' adalah pusat layanan seputar masalah ibu menyusui, perawatan bayi serta nutrisi yang sehat & berimbang untuk buah hati, sesuai tahapan usianya.

Didukung oleh tenaga medis yang memiliki kompetensi & bersertifikat, sehingga dapat membantu para Ibu pasca bersalin untuk memberikan ASI eksklusif untuk buah hati tercinta.

Jadwal konsultasi & layanan : Senin - Sabtu, jam 08.00 - 14.00.

Berbagai jenis layanan LAKTASI CENTER mulai dari Konsultasi Laktasi, masalah pada ibu dengan produksi ASI yang kurang lancar, perawatan payudara selama periode menyusui , juga untuk mendeteksi adanya kelainan pada lidah (tongue tie).

 

PROSES LAKTASI DAN MENYUSUI
Laktasi adalah keseluruhan proses menyusui mulai dari ASI diproduksi sampai proses bayi menghisap dan menelan ASI. Laktasi merupakan bagian integral dari siklus reproduksi mamalia termasuk manusia. Masa laktasi mempunyai tujuan meningkatkan pemberian ASI eklusif dan meneruskan pemberian ASI sampai anak umur 2 tahun secara baik dan benar serta anak mendapatkan kekebalan tubuh secara alami.
 

DUKUNGAN DALAM PEMBERIAN ASI
Biarkan bayi bersama ibunya segera setelah dilahirkan selama beberapa jam pertama.
a.      Membina hubungan/ ikatan disamping pemberian ASI
b.      Memberikan rasa hangat dengan membaringkan dan menempelkan pada kulit ibunya & menyelimutinya
Segera susui bayi maksimal setengah jam pertama setelah persalinan. Hal ini sangat penting apakah bayi akan mendapat cukup ASI atau tidak. Hal ini didasari oleh hormone pembuat ASI, antara lain hormone prolaktin dalam peredaran darah ibu akan menurun setelah satu jam persalinan yang disebabkan oleh lepasnya plasenta.

Ajarkan cara merawat payudara yang sehat pada ibu untuk mencegah masalah umum yang timbul.
Perawatan yang dilakukan bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan mencegah tersumbatnya saluran susu sehingga pemperlancar pengeluaran ASI. Pelaksanaan perawatan payudara hendaknya dimulai sedini mungkin, yaitu 1-2 hari setelah bayi dilahirkan dan dilakukan 2 hari sekali. Agar tujuan perawatan dapat tercapai, bidan melakukan perawatan ppayudara. Mengupayakan tangan dan putting susu tetap bersih, jangan mengoleskan krim, minyak, alcohol atau sabun pada putting susu.

Bantu ibu pada waktu pertama kali menyusui
Segera susui bayi maksimal setengah jam pertama setelah melahirkan. Hal ini sangat penting apakah bayi akan mendapat cukup ASI atau tidak. Ini didasari oleh peran hormone pembuat ASI, antara lain hormone prolaktin dalam peredaran darah ibu akan menurun setelah satu jam persalinan yang disebabkan oleh lepasnya plasenta.
Sebagai upaya untuk tetap mempertahankan prolaktin, isapan bayi akan memberikan rangsangan pada hipofisis untuk mengeluarkan hormon oksitosin. Hormone oksitosin bekerja merangsang otot polos untuk memeras ASI yang ada pada alveoli, lobus serta duktus yang berisi ASI yang dikeluarkan melalui putting susu.
Posisi menyusui yang benar
a.      Berbaring miring
b.      Duduk

Memberikan ASI pada bayi sesering mungkin
Menyusui bayi secara tidak dijadwal (on demand), karena bayi akan menentukan sendiri kebutuhannya. Ibu harus menyusui bayinya bila bayi menangis bukan karena sebab lain (kencing, dll) atau ibu sudah merasa perlu menyusui bayinya. Bayi yang sehat dapat mengosongkan satu payudara kekitar 5-7 menit dan ASI dalam lambung bayi akan kosong dalam waktu 2 jam.
Menyusui yang dijadwalkan akan berakibat kurang baik, karena isapan sangat berpengaruh pada rangsangan produksi ASI selanjutnya. Dengan menyusui tidak dijadwal sesuai kebutuhan bayi, akan mencegah banyak masalah yang mungkin timbul.

Hanya berikan kolostrum dan ASI saja
ASI dan kolostrum adalah makanan terbaik bagi bayi. Kolostrum dikeluarkan pada hari pertama setelah persalinan, jumlah kolostrum akan bertambah dan mencapai komposisi ASI sekitar 3-14 hari.
 

Upaya Memperbanyak ASI
1.      Makanan
2.      Ketenangan jiwa dan fikiran
3.      Penggunaan alat kontrasepsi
4.      Perawatan payudara
5.      Anatomis payudara
6.      Fisiologi
7.      Faktor Istirahat
8.      Faktor Isapan anak
9.      Faktor obat-obatan

 

Tanda Bayi Cukup ASI
Ø  Frekwensi buang air kecil dalam 1 hari paling sedikit 6 kali
Ø  Warna air seni tidak berwarna kuning pucat
Ø  Bayi sering buang air besar berwarna kekuningan berbiji
Ø  Bayi kelihatan puas, sewaktu waktu merasa lapar bangun dan tidur dengan cukup
Ø  Bayi paling sedikit menyusu 10 kali dalam 24 jam
Ø  Payudara ibu terasa lembut setiap kali selesai menyusui
Ø  Ibu dapat merasakan rasa geli karena aliran ASI setiap bayi menyusu
Ø  Ibu dapat mendengarsuara menelan ketika bayi menelan ASI
Ø  Berat badan bayi bertambah