Diposkan oleh cintakasih pada 29 May 2017

Kejang pada anak, terutama usia balita, seringkali tidak dimengerti oleh para orang tua. Akibatnya, orang tua kerap menjadi panik dan berpotensi melakukan langkah yang justru salah dan membahayakan. Mari kenali penyebab, gejala dan langkah pertolongannya. Otak manusia terdiri atas jutaan sel saraf, di mana sel-sel tersebut berkomunikasi satu sama lain melalui hantaran arus listrik. Ketika terdapat kejadian abnormal berupa pelepasan muatan listrik yang berlebihan di otak, maka terjadilah kejang.Apa saja tanda-tanda kejang pada anak? kaku seluruh tubuh/kelojotan, gerakan bola mata yang tidak normal, tatapan kosong, gerakan mengunyah, gerakan otot-otot muka. Jika ada orang tua yang melihat tanda-tanda seperti di atas, maka lakukan langkah-langkah berikut:

1. Tetap tenang

2. Tempatkan pada posisi nyaman

3. Hitung waktu kejang

4. Posisikan anak dalam keadaan miring

5. Bila kejang dengan kelojotan jangan dipaksa dengan meluruskan tangan dan kaki

6. Longgarkan baju atau aksesoris yang ketat

7. Keluarkan benda atau makanan yang ada di dalam mulut

8. Segera bawa ke pelayanan kesehatan terdekat