Diposkan pada 24 August 2017

Sahabat Betha..! Selamat Pagi, Apa kabar hari ini ? mudah - mudahan semuanya dalam kondisi sehat ya, Seperti biasa, saatnya RS Betha Medika memberikan informasi seputar kesehatan,.....
untuk kali Dokter Spesialis Penyakit Jantung & Pembuluh Darah RS Betha Medika, dr. Triwedya Indra Dewi,Sp.JP akan berbagi informasi seputar " Hidup Sehat Dengan Gagal Jantung " mudah-mudahan informasi ini dapat menambah luas wawasan kita tentang dunia kesehatan ya......

Apakah anda atau keluarga anda pernah dikatakan menderita gagal jantung atau pembengkakan jantung? Apabila iya, maka artikel ini akan dapat membantu anda mengenali penyakit ini lebih jauh lagi.

Gagal jantung merupakan suatu penyakit serius yang disebabkan karena kegagalan jantung untuk memompakan sejumlah darah ke seluruh tubuh. Gagal jantung tidak berdiri sendiri, tetapi penyakit ini merupakan akibat dari penyakit lainnya seperti serangan jantung koroner, tekanan darah tinggi, diabetes, infeksi, kehamilan, obat, penyakit jantung bawaan, penyakit jatup jantung atau pun didapat. Penyakit ini tidak berhenti pada saat pasien pertama kali terdiagnosis, tetapi ini merupakan penyakit yang terus berjalan.

Terapi pada gagal jantung membutuhkan perhatian yang khusus terhadap obat-obatan dan gaya hidup. Anda sebagai pasien merupakan orang yang berperan sangat penting. Kunci utama keberhasilan terapi adalah dengan mengenali penyakitnya terlebih dahulu dan tatalaksana terapi. 
Anda harus mengetahui tatacara minum obat-obatan, kapan kita perlu mencari bantuan, bagaimana membatasi asupan garam dan cairan.

Jantung merupakan organ vital yang akan menopang semua kerja tubuh karena dia berfungsi untuk memompakan sejumlah darah setiap waktu yang dimulai sejak di dalam kandungan sampai kita mati. Apabila jantung kita mengalami kegagalan dalam memompa artinya kita mengalami gagal jantung. Apa yang akan terjadi apabila jantung kita gagal memompakan sejumlah darah ke seluruh tubuh? Jantung kita satu tetapi di dalamnya terbagi menjadi dua yaitu jantung sebelah kiri yang berhubungan dengan paru-paru dan jantung kanan yang berhubungan dengan seluruh tunuh.

Pada saat jantung kita tidak dapat berfungsi secara normal, makan jantung tidak dapat memompakan sejumlah darah yang cukup untuk organ lain dan dapat menyebabkan retensi cairan. Keadaan ini yang selanjutnya akan menyebabkan batuk, mudah lelah, nafas tersengal-sengal saat nafas atau tidak dapat tidur berbaring datar, bengkak pada kedua tungkai dan bengkak pada perut. Apabila menemukan kondisi seperti ini makan segera laporkan pada dokter anda.

Pasien gagal jantung harus dapat membatasi asupan garam (natrium) dan cairan untuk mencegah penumpukan cairan. Diet rendah garam sebesar 2000 mg natrium perhari dan hindari makanan yang dikemas dalam kaleng atau makanan cepat saji yang mengandung banyak garam. Batasi asupan cairan sebanyak 2 Liter perhari atau kurang. Lakukan penimbangan berat badan setiap hari untuk menjaga keseimbangan cairan yang stabli. Catat di dalam buku berat badan, tekanan darahm dan keluhan supaya dokter dapat mengatur dosis obat pada saat kontrol. Laporkan kepada dokter anda apabila mengalami kenaikan berat badan 1 kilo dalam satu hari atau 2 kilo dalam satu minggu.

Apakah pasien gagal jantung dapat melakukan olahraga? Jawabannya adalah iya dan direkomendasikan secara kuat oleh para ahli karena manfaatnya banyak sekali. Waktu yang disarankan adalah pada saat pasien sudah tidak mengalami sesak pada istirahat. Latihan bersifar ringan dan sedang yang dipandu oleh tim khusus supaya aman. Hindari rokok, alkohol, dan obat-obatan rekreasional.

Obat yang diberikan pada pasien gagal jantung adalah obat yang ditujukan untuk mengurangi dan mengontrol gejala gagal jantung, menjaga fungsi jantung agar tidak menurun, dan mencegah terjadinya kematian karena jantung. Sangat penting sekali untuk meminum obat sesuai dengan yang telah diresepkan. Beberapa obat gagal jantung dikenal sebagai obat darah tinggi seperti captorpil, bisoprolol. Tetapi kedua jenis golongan obat itu tidak ditujukan untuk menurunkan tekanan darah tetapi untuk mempertahankan fungsi jantung.

Keadaan lain sebagai pencetus gagal jantung seperti tekanan darah tinggi, nadi yang tidak teratur, diabetes, sleep apnea dan infeksi dapat memperburuk keadaan gagal jantung. Hati-hati dalam mengkonsumsi obat seperti ibuprofen,celecoxib karena dapat menyebabkan retensi cairan dan mengganggu fungsi ginjal. Vaksinasi influenza dan pneumonia sangat dianjurkan unruk pasien dengan kelainan jantung.

Dengan teratur meminum obat, menjaga pola hidup, rajin melakukan olahraga, melakukan vaksinasi, maka jantung yang gagal ini dapat berada dalam kondisi stabil di mana pasien akan dapat melakukan aktivitas sehari-hari tanpa keluhan.

Sebagai kesimpulan melalui artikel ini penyakit gagal jantung dapat kita kontrol keluhan dan penyakitnya dengan mengenali penyakit itu sendiri, berperan aktif untuk dapat menjaga diri sediri, rajin melakukan kontrol dan meminum obat secara teratur.

Tips untuk anda atau keluarga yang memiliki gagal jantung adalah dengan mengenali gejala gagal jantung, tanyakan setiap obat yang diminum untuk menjaga jantung anda dan kemungkinan efek samping yang dapat terjadi. Letakkan daftar obat yang rutin diminum di dalam dompet anda dan bawa pada saat kontrol. Jangan sampai kehabisan obat, kontrol lah untuk mendapatkan obat kembali pada saat 7-10 hari sebelum obat habis. Apabila mengalami efek samping obat, maka kenalilah jenis obatnya dan laporkan pada saat kontrol. Lakukan kontrol secara rutin dan lakukan pemeriksaan darah secara rutin. Catat terus berat badan, tekanan darah, dan gejala gagal jantung.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian, salam sehat dari kami keluarga besar Rumah Sakit Betha Medika.