Diposkan pada 7 February 2018


Sahabat Betha..! Selamat Pagi, Apa kabar hari ini ? mudah - mudahan semuanya dalam kondisi sehat ya, Seperti biasa, saatnya RS Betha Medika memberikan informasi seputar kesehatan,.....Untuk Kali ini Kepala Bidang Penunjang Medis RS Betha Medika, dr. Lusiana akan berbagi informasi seputar " Hari Kanker Anak Sedunia " mudah-mudahan informasi ini dapat menambah luas wawasan kita tentang dunia kesehatan ya.........
Hari Kanker Anak Internasional yang diperingati setiap tanggal 15 Februari adalah kampanye global untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker pada masa kanak-kanak, dan untuk mengungkapkan dukungan kepada  anak-anak dan remaja dengan kanker, serta keluarga mereka. Hari ini meningkatkan pemahaman yang lebih dalam mengenai isu dan tantangan yang relevan terhadap kanker pada masa kanak-kanak dan berdampak pada anak-anak / remaja, korban selamat, keluarga mereka dan masyarakat secara keseluruhan. Ini juga menyoroti kebutuhan akan akses perawatan dan perawatan yang lebih baik untuk semua anak dengan kanker, di mana-mana.
Sayangnya, kanker masa kanak-kanak terus menjadi penyebab utama kematian terkait penyakit non-menular pada anak-anak di seluruh dunia. Secara global, lebih dari 300.000 anak didiagnosis menderita kanker setiap tahunnya. Sekitar 80 persen anak-anak kita di dunia tinggal di negara berpendapatan menengah ke bawah di mana lebih dari 80 persen anak-anak ini meninggal karena penyakit tersebut. 
Pada Hari Kanker Anak Internasional, semua berdiri untuk membuat kanker pada  anak-anak menjadi prioritas kesehatan anak nasional dan global untuk memastikan ada sumber daya yang memadai untuk memenuhi hak-hak dasar anak-anak dengan kanker. Hak dasar untuk semua anak yang didiagnosis dengan kanker meliputi:
1. Hak untuk diagnosis dini dan tepat;
2. Hak untuk mengakses obat-obatan penting yang menyelamatkan nyawa;
3. Hak atas perawatan medis yang tepat dan berkualitas, dan;
4. Hak untuk menindaklanjuti perawatan, layanan dan peluang mata pencaharian yang berkelanjutan bagi orang yang selamat.
Setiap tahun, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat sekitar 4.100 kasus kanker baru dengan penderita anak-anak Indonesia. Indonesia termasuk negara dengan kasus kanker tinggi yang diderita anak-anak. KPAI mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi makanan dan lingkungan anak-anak mereka. Jajanan dan lingkungan yang tidak sehat, baik di sekolah maupun di rumah dapat memicu kanker pada anak.
Penyakit kanker membunuh lebih banyak orang daripada AIDS, malaria, dan tuberkulosis, bahkan bila ketiganya digabungkan. Penyakit kanker yang sering ditemukan pada anak-anak adalah :
1. Leukimia
Leukemia atau kanker darah adalah kanker yang paling banyak di jumpai pada anak - anak. Leukemia mempunyai harapan sembuh dengan pengobatan yang tepat dan benar.
Gejala yang perlu di waspadai dan sering di temukan antara lain pucat, demam yang tidak jelas sebabnya, pendarahan yang tidak selas sebabnya, nyeri tulang, dan pembengkakan perut. 
2. Tumor Otak
Tumor Otak dapat mengganggu fungsi dan merusak struktur susunan saraf pusat karena terletak di dalam rongga yang terbatas (rongga tengkorak).
Gejala yang harus di waspadai pada tumor otak adalah sakit kepala di sertai mual sampai muntah yang menyemprot. Dapat pula di sertai daya penglihatan berkurang, penurunan kesadaran atau perubahan perilaku. Pada bayi biasanya ubun - besar menonjol. Hal lain yang perlu di curigai ialah terdapat gangguan berbicara dan keseimbangan tubuh, anggota gerak lemah atau kejang.
3. Retinoblastoma
Retinoblastoma atau kanker mata adalah kanker yang sering juga di jumpai pada anak. Gejala yang perlu di waspadai ialah adanya bercak putih di bagian tengah mata yang bersinar apabila terkena cahaya ( seperti mata kucing ). Hal lain yang perlu di perhatikan ialah penglihatan yang terganggu, mata menjadi juling, dan bila telah lanjut maka bola mata menonjol keluar.
4. Limfoma
Limfoma maligna atau kelenjar getah bening adalah kanker yang biasanya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah beningyang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Pembesaran dapat terjadi di daerah leher, ketiak, selangkangan, usus.
Bila timbulnya di kelenjar getah bening usus, maka dapat menyebabkan sumbatan pada usus dengan gejal sakit perut, muntah, tidak bias buang air besar, dan demam. Bila tumbuh di daerah dada, maka dapat mendorong atau menekan saluran nafas dan muka membiru.
5. Neuroblastoma
Neuroblastoma adalah suatu jenis kanker saraf yang dapat menunjukan banyak gejala yang tergantung pada letaknya. Neuroblastoma dapat terjadi di leher, rongga dada, dan mata. Bila terdapat di daerah mata dapat menyebabkan bola mata menonjol, kelopak mata turun dan pupil menyebar. Bila terdapat di tulang belakang dapat menekan saraf tulang belakang dan mengakibatkan kelumpuhan.
Tumor di daerah perut akan teraba bila sudah besar. Penyebaran pada tulang dapat menyebabkan patah tulang tanpa sebab, tanpa nyeri sehingga penderitanya dapat pincang mendadak.
6. Tumor Wilms
Tumor Wilms adalah kanker ginjal yang paling sering di jumpai pada anak. Kanker ini dapat ditandai dengan kencing berdarah, rasa tidak enak didaerah perut, bila sudah cukup besar akan teraba keras dan biasanya diketahui ketika anak di mandikan.
7. Rabdomiosarkoma
Kanker ini di jumpai pada otot dimana saja, biasanya pada anak di daerah kepala, leher, kandung kemih, prostat ( kelenjar kelamin pria ), dan vagina. Gejala yang di timbulkan bergantung pada letak kanker. Bila pada ronggga mata, menyebabkan mata menonjol. Di telinga menyebaban nyeri atau keluarnya darah dari lubang telinga. Di tenggorokan menyababkan sumbatan jalan nafas, radang sinus (rongga - rongga sekitar hidung ), keluar darah dari hidung ( mimisan ), atau sulit menelan. Di saluran kemih menyebabkan gangguan buang air kecil atau air seni berdarah. Bila mengenai saluran pencernaan dapat menyebabkan gangguan buang air besar. Bila mengenai otot anggota gerak akan terjdi pembengkakan.
8. Osteosarkoma
Osteosarkoma atau kanker pada tulang. Pembengkakan yang cepat apabila di sertai rasa nyeri pada tulang. Perlu diwaspadai sebagai kemungkinan adanya kanker tulang. Kanker tulang dapat menyerang setiap bagian tulang, tetapi yang terbanyak ditemukan pada tungkai, lengan dan pinggul. Kadang-kadang didahului oleh rudapaksa ( benturan keras ) seperti jatuh dan sebagainya
Deteksi dini sangat diperlukan dan orangtua berperan penuh dalam hal ini. Meskipun kanker pada anak dapat disembuhkan namun jika itu terjadi tentu sangat berdampak psikologis serta menguras energi dan biaya bagi para orangtua. Selamatkan buah hati kita dengan proteksi maksimal dan deteksi dini terhadap gejala penyakit tersebut, untuk konsultasi dan pemeriksaan optimal silahkan hubungi Rumah Sakit Bethamedika bagian poliklinik anak kami dengan Dr. Tommy Sp. A dan Dr. Dhyniek Sp. A
Salam semakin sehat, dari kami keluarga RS Betha Medika