Diposkan pada 4 January 2018


Sahabat Betha..! Selamat Pagi, Apa kabar hari ini ? mudah - mudahan semuanya dalam kondisi sehat ya, Seperti biasa, saatnya RS Betha Medika memberikan informasi seputar kesehatan,.....Untuk Kali ini Kepala Ruangan Rawat Inap Paviliun RS Betha Medika, Sri Nopia Latiani,Am.Kep akan berbagi informasi seputar " Sehat dan Bahagia Di Masa Tua " mudah-mudahan informasi ini dapat menambah luas wawasan kita tentang dunia kesehatan ya.........
Lingkaran kehidupan adalah sebuah keniscayaan. Setiap orang akan menjalani lingkaran kehidupan (lifecycle) dalam hidupnya. Mulai sejak dalam kandungan, bayi, masa remaja, hingga akhirnya dewasa dan masuk masa tua.
Yang membedakannya adalah kemandirian. Sejak dalam kandungan hingga menginjak usia anak-anak, bisa dikatakan belum memiliki kemandirian. Masa-masa itu perananan lingkungan (orang tua dan keluarga) masih sangat memegang peranan. Saat memasuki fase remaja dan pemuda perlindungan itu sudah mulai berkurang. biasanya mereka juga belajar bertanggung jawab untuk melindungi lingkungannya. Pada masa dewasa, seseorang harus bisa melindungi dirinya sendiri. Perlindungan ini tidak sebatas dirinya melainkan juga lingkungannya. Pada fase ini seseorang (seharusnya) mandiri dalam segala hal.
Seiring bertambahnya usia misal diatas 55 tahun, seseorang akan memasuki fase lanjut usia dalam kondisi ini, seseorang secara alami akan mengalami penurunan kemampuan fisik, psikologis dan lainnya. Secara alami juga hal ini berpengaruh pada kemampuan melindungi diri dan kemandiriannya. Pada sisi lain, fase ini membuat seseorang hidup lebih menyenangkan. Selain tidak dituntut bekerja secara berat karena anak-anaknya sudah bisa hidup mandiri, sehingga mereka yang lanjut usia hanya perlu memenuhi kebutuhan hidup bersama pasangan hidupnya. Namun, kenyataan dalam keseharian berkata lain. Mereka yang memasuki fase lanjut usia kerap hidup tidak terlalu menyenangkan, ali-ali menyebutnya memprihatinkan, karena tidak memiliki penghasilan memadai, sakit-sakitan dan lainnya. Kondisi ini sulit dihindari apabila kita melihat pola hidup kalangan muda di perkotaan. Tingginya kebutuhan hidup mengakibatkan suami istri harus bekerja. Mereka juga harus tinggal dirumah yang tidak terlalu besar. Kondisi ini memperkecil kemungkinan orang tua untuk tinggal bersama-sama dengan anaknya, apalagi bagi para usia lanjut yang menganggap anak sebagai investasi dengan harapan anak-anaknya akan membalas budi orang tua yang telah membesarkan mereka. Dalam kondisi ini mereka yang sudah lanjut usia memerlukan perlindungan seperti fase bayi dan anak-anak. Buat mereka yang memiliki tabungan deposito (uang pensiun memadai), tentu tidak akan mengalami kesulitan karena mereka sudah mempesiapkan diri untuk tetap survive (bertahan hidup) buat mereka yang tidak mempersiapkan diri dimasa muda karena pola hidup yang salah hanya akan bergelut dengan penyesalan, kekecewaan dan yang pasti keprihatinan. Lantas seperti apa peran pemerintah UU no 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia hingga peratuan pemerintah no 43 tahun 2004 tentang pelaksaan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan social usia lanjut belum mengarah pada upaya menciptakan kemandirian seharusnya program-program yang di gelar lebih mengarah kepada pandangan atau konsep untuk hidup mandiri di usia lanjut. Hal ini penting agar para lanjut usia dapat mempersiakan sebagai individu yang sehat, kuat, serta mempunyai semangat hidup yang tinggi. Untuk itu perlu adanya fasilitas dan kesempatan untuk tetap beraktifitas.
Hal-hal yang harus diperhatikan dan disiapkan oleh para usia lanjut agar dapat menikmati hari tuanya adalah:
1. Menjaga kesehatan: memang semakin tua daya tahan tubuh akan terus menurun, tetapi harus di jaga agar tetap sehat.
2. Menjaga otak : harus tetap berfikir agar otak terus bekerja dengan membaca dan menulis agar tidak pikun.
3. Menjaga kesehatan jiwa:
a. selalu berfikir positif
b. lebih mendekatkan diri kepada Tuhan
c. sering berdoa
d. selalu bersyukur terhadap nikmat atau berkat yang kita terima.
Untuk menjaga itu semua, kegiatan para lanjut usia harus dipenuhi dengan yang bermanfaat dan positif, olah raga, bersosialisasi, menyalurkan hobi, beriteraksi dan berkomunikasi. Tanpa itu semua, kehidupan di usia lanjut tidak akan membahagiakan. Yang diperlukan para lanjut usia, bukan dengan membatasi kegiatan-kegiatan yang ingin dilakukan, justru diberi kesempatan dan fasilitas yang diperlukan untuk menjalani berbagai aktifitas. Mari kita jalani dan nikmati kehidupan di masa tua dengan senang dan bahagia.
Salam Semakin Sehat, Dari Kami Keluarga Besar RS Betha Medika