Lainnya

Menampilkan 1-5 dari 294 hasil
Diposkan pada 14 November 2019

LOWONGAN KERJA PERAWAT

Rumah Sakit yang sedang berkembang di Karawang membutuhkan Tenaga Perawat dengan criteria sebagai berikut:

· Pria/Wanita usia max 30 tahun

· Minimal D3 Keperawatan

· Berpenampilan Menarik, Enerjik, Dinamis, Komunikatif

· Sehat Jasmani dan Rohani

· Bersedia bekerja dibawah tekanan (3 shift dan Lembur)

· Mempunyai STR atau Sedang Dalam Proses Pengurusan

Jika  anda merasa memenuhi kualifikasi kriteria yang kami butuhkan segera kirimkan surat lamaran, CV dan data penunjang lainnya ke:

RSIA MITRA FAMILY
Up : Bag. Personalia
Jl. Raya Galuh Mas KarawangTelp. 0267 8458327

Email : hrd@rsmitrafamily.com

Diposkan pada 6 November 2019

LOWONGAN KERJA KEUANGAN

Rumah Sakit yang sedang berkembang di Karawang membutuhkan tenaga Keuangan dengan criteria sebagai berikut:

· Pria/Wanita usia max 27 tahun

· Fresh Graduate, diutamakan Pengalaman min 1 tahun

· Minimal D3 Akuntansi

· Teliti, Jujur dan Bertanggung jawab

· Sehat Jasmani dan Rohani

· Bersedia bekerja dibawah tekanan (3 shift dan Lembur)


Jika  anda merasa memenuhi kualifikasi kriteria yang kami butuhkan segera kirimkan surat lamaran, CV dan data penunjang lainnya ke:


RSIA MITRA FAMILY
Up : Bag. Personalia
Jl. Raya Galuh Mas KarawangTelp. 0267 8458327

Email : hrd@rsmitrafamily.com

Diposkan pada 30 August 2019

Rumah Sakit yang sedang berkembang di Karawang membutuhkan tenaga Pendaftaran dengan criteria sebagai berikut:

· Wanita usia max 30 tahun

· Fresh Graduate, diutamakan Pengalaman min 1 tahun

· Minimal D3 Semua Jurusan

· Teliti, Jujur dan Bertanggung jawab

· Sehat Jasmani dan Rohani

· Bersedia bekerja dibawah tekanan (3 shift dan Lembur)


Jika  anda merasa memenuhi kualifikasi kriteria yang kami butuhkan segera kirimkan surat lamaran, CV dan data penunjang lainnya ke:


RSIA MITRA FAMILY
Up : Bag. Personalia
Jl. Raya Galuh Mas KarawangTelp. 0267 8458327

Email : hrd@rsmitrafamily.com

Diposkan pada 24 July 2019

Vitamin C memiliki peran dalam kemampuan tubuh untuk menangani stres fisiologis selama infeksi, cedera, atau penyakit kronis.

Fungsi

1. Fungsi Antioksidan. Vitamin C adalah antioksidan yang didalam tubuh yang larut dalam air, seperti dalam darah, cairan tubuh dan didalam semua sel, tujuannya untuk membantu melindungi terhadap oksidasi oleh radikal bebas. Vitamin C berperan dalam konversi (reduksi) zat besi dan tembaga ke bentuk dimana kedua zat ini berfungsi sebagai kofaktor dalam banyak sistem enzim.

2. Formasi kolagen. Vitamin C adalah koenzim dalam sintesis kolagen.

3. Sintesis Karnitin. Vitamin C bersama dengan niasin dan vitamin B6, berperan penting untuk pembentukan karnitin (asam amino yang dibutuhkan proses pemecahan lemak menjadi energi). Kekurangan vitamin C dapat menurunkan tingkat karnitin dan mengurangi produksi energi.

4. Sintesis Neurotransmitter. Vitamin C sangat penting untuk produksi norepinefrin dan serotonin, dua neurotransmitter yang penting diotak.

5. Detoksifikasi dan ekskresi obat dan bahan kimia. Vitamin C membantu mempertahankan sistem enzim di hati yang mendetoksifikasi dan mengeluarkan obat-obatan dan bahan kimia lingkungan beracun (seperti pestisida dan logam berat).

6. Imunokompetensi

7. Vitamin C penting untuk fungsi kekebalan tubuh yang sehat. Vitamin C digunakan untuk aktivitas optimal dari sel darah putih dan produksi mediator kimia yang mengarahkan respon imun.

8. Pemecahan kolesterol. Vitamin C berperan untuk pemecahan kolesterol. Kadar kolesterol dalam hati dan darah akan meningkat jika status vitamin c dalam tubuh kurang.

9. Penyerapan Zat Besi. Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi non-heme dari makanan atau suplemen.
Melindungi asam folat dan vitamin E dari oksidasi. Vitamin C membantu melindung asam folat dan vitamin E tetap dalam bentuk aktif mereka.

10. Mengendalikan tubuh dan tingkat histamin dalam darah. Ketika kekurangan vitamin C maka tingkat histamin dalam darah akan meningkat, sehingga akan memperburuk penderita alergi, asma, sakit maag, dan gangguan kejiwaan.

11. Produksi hormon. Vitamin C membantu produksi epinefrin dan norepinefrin, (hormon dilepaskan oleh kelenjar adrenal dalam menanggapi stres). 

Peningkatan Resiko Defisiensi

1. Peningkatan faktor stres fisik oleh sebab apapun, khususnya infeksi, demam, luka bakar, operasi trauma jaringan lunak atau tulang, suhu tinggi atau rendah dan penyakit kronis seperti gagal ginjal, diabetes dll.

2. Peningkatan stres antioksidan dari bahan kimia, radiasi dan logam berat dapat menghabiskan cadangan vitamin C dalam tubuh.

3. Penggunaan obat-obatan kronis seperti aspirin dan pil kontrasepsi oral dapat merusak status vitamin C.

4. Orang Lansia. Penuaan sering dikaitkan dengan penurunan kadar vitamin C dalam darah dan jaringan.

5. Periode pertumbuhan masa kanak-kanak , masa remaja, kehamilan dan laktasi, dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan vitamin C.

6. Perokok. Dapat meningkatakan kebutuhan vitamin C 2x lipat.

Tanda dan Gejala Defisiensi Vitamin C

1. Gangguan sintesis dan kerawanan jaringan ikat pembuluh darah dan dapat menyebabkan pendarahan abnormal seperti mudah memar, meradang, gusi berdarah dan kekakuan sendi.

2. Peningkatan keratin dalam produksi folikel rambut.

3. Gangguan dalam penyembuhan luka

4. Lemah, lesu, dan kelelahan (akibat dari kekurangan karnitin)

5. Gejala psikologis/neurologis termasuk depresi dan perubahan kepribadian.

6. Imunitas terganggu dengan peningkatan resiko infeksi.

7. Pertahanan antioksidan yang berkurang dapat menyebabkan peningkatan resiko kanker, penyakit jantung, stroke dan katarak.


Beberapa bahan makanan yang mengandung Vitamin C: pepaya, brokoli, kembang kol, jeruk, stroberi, paprika hijau, grapefruit, kentang.

Catatan : Buah-buahan dan sayuran sumber dari vitamin C. Seperti saat sarapan double jus jeruk, makan siang dengan salad campuran, makan malam dengan brokoli dan kentang bisa memenuhi 300 mg vitamin C.

Vitamin C mudah larut dalam air dan ireversibel teroksidasi sehingga pada saat memasak atau merebus akan mengurangi kandungan vitamin C. Tanda-tanda defisiensi vitamin C akan terlihat dalam waktu 1-2 minggu.

Penggunaan dalam terapi dan pencegahan.

1. Meningkatnya kemampuan untuk melawan infeksi. Vitamin C dengan dosis 1g atau lebih dapat meningkatkan fungsi sel darah putih dan bermanfaat dalam menurunkan tingkat histamin dalam darah. Tingkat histamin darah yang tinggi terkait dengan penurunan respon imun dan peningkatan kongesti nasal dan bronkial dalam pilek dan flu. Vitamin C dalam hal ini meningkatkan aktifitas sel darah putih dan meningkatkan kemampuan untuk menghancurkan bakteri dan virus.
2. Pengobatan dan pencegahan Kanker. Vitamin C berperan sentral dalam antioksidan dan pertahanan kekebalan tubuh terhadap kanker. Ini dapat membantu detoksifikasi aditif makanan karsinogenik. (seperti nitrat, pestisida, dan bahan kimia lainnya) serta logam berat. Vitamin C bisa mengurangi resiko kanker, khususnya kanker mulut, laring, esofagus, perut, anus, kandung kemih, payudara, pankreas dan uterus.
3. Mencegah aterosklerosis. Vitamin C membantu pemecahan kolesterol dan melindungi kolesterol dalam tubuh dari oksidasi (oksidasi pada kolesterol dapat meningkatkan atherogenisitasnya). Selain itu vitamin C dapat menurunkan kolesterol darah dan trigliserida, sambil meningkatkan kolesterol.
4. Mengurangi agregasi Trombosit. Selain itu juga Vitamin C dapat mengurangi resiko pembekuan darah di kaki dan paru-paru setelah operasi. Selain itu, vitamin C mendukung kekuatan dinding pembuluh darah. Sehingga vitamin C bermanfaat dalam penyakit jatung koroner, trombotik stroke, dan penyakit pembuluh darah periferal.
5. Mengatasi gangguan alergi Vitamin C berperan untuk mengendalikan tingkat histamin dalam tubuh baik di tubuh bagian bawah dan darah, sehingga dapat bermanfaat pada asma bronkial, asma yang di induksi oleh olahraga, alergi makan, alergi makanan, alergi rhinitis (hay Fever), dan alergi lainnya.
6. Mengatasi toksisitas logam berat. vitamin C berperan penting dalam melindungi tubuh dari logam berat. dengan mengurangi penyerapan dan mempercepat detoksifikasi dan ekskresi logam berat.
7. Mengobati wasir. Suplemen vitamin C tambahan dapat melunakan tinja, memperkuat dinding vena disekitar anus, dan mengurangi pembengkakkan.
8. Mengobati ulkus kulit diabetes. Vitamin C bisa membantu mempercepat penyembuhan ulkus kulit.
9. Mengobati dan mencegah penyakit periodontal. Vitamin C dapat mengurangi peradangan dan pendarahan pada gusi dan mempercepat penyembuhannya.
10. Vitamin C dapat melindungi peradangan, kerusakan ,dan penumpukan lemak di hati akibat konsumsi alkohol. Dan menjaga cadangan vitamin C yang disebabkan karena perokok.
11. Penyembuhan Luka. Vitamin C dapat menyembuhkan luka, patah tulang. Luka bakar, trauma, dan pembedahan.
12. Membantu penyerapan zat besi (fe). Vitamin C berperan untuk meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan.
13. Meningkatkan kesuburan. Vitamin C dapat meningkatkan kesuburan
14. Mengobati dan mencegah penyakit ulkus peptikum.
15. Mengobati dan mencegah gangguan mata. Vitamin c dapat mencegah katarak dengan mengurangi tekanan intraokular karena glaukoma.

Toksisitas (Keracunan)

Didalam beberapa penelitian dimana vitamin C, 5-10 g diberikan setiap hari kepada manusia yang sehat untuk beberapa tahun , tidak ada efek samping selain mual sesekali dan diare. Namun laporan telah memperingatkan peningkatan resiko batu ginjal dengan asupan vitamin C ( karena oksalat adalah hasil metabolisme asam askorbat atau vitamin C). Tetapi dalam dosis besar pada orang sehat tidak meningkatkan ekresi oksalat kedalam urin dan tidak berkontribusi pada batu ginjal. Namun pada pasien dengan riwayat batu ginjal, dosis pemberian vitamin C harus diawasi dan sesuai anjuran dokter/ahli gizi. Bentuk vitamin C kunyah karena keasamannya dapat menyebabkan erosi enamel gigi.

Sudahkah mengkonsumsi Vitamin C hari ini?

Diposkan pada 15 July 2019

Pelayanan kesehatan adalah untuk menyelamatkan pasien sesuai dengan yang diucapkan Hipocrates 2400 tahun yang lalu, yaitu Primum, non nocere (First, do no harm). Namun, dengan semakin berkembangnya ilmu dan teknologi pelayanan kesehatan, di  Rumah Sakit terdapat ratusan obat, ratusan tes dan prosedur, banyak alat dengan teknologi canggih, bermacam jenis tenaga profesi dan non profesi yang memberi pelayanan kepada pasien 24 jam terus menerus, sangat berpotensi untuk terjadinya kejadian yang tidak diharapkan.

RSIA Cinta Kasih memiliki komitmen untuk tetap menjaga dan terus meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien sehingga dapat memeberikan pelayanan kesehatan yang prima (service excellent) secara terus menerus dan berkelanjutan bagi masyarakat.