Lainnya

Menampilkan 1-5 dari 291 hasil
Diposkan pada 24 July 2019

Vitamin C memiliki peran dalam kemampuan tubuh untuk menangani stres fisiologis selama infeksi, cedera, atau penyakit kronis.

Fungsi

1. Fungsi Antioksidan. Vitamin C adalah antioksidan yang didalam tubuh yang larut dalam air, seperti dalam darah, cairan tubuh dan didalam semua sel, tujuannya untuk membantu melindungi terhadap oksidasi oleh radikal bebas. Vitamin C berperan dalam konversi (reduksi) zat besi dan tembaga ke bentuk dimana kedua zat ini berfungsi sebagai kofaktor dalam banyak sistem enzim.

2. Formasi kolagen. Vitamin C adalah koenzim dalam sintesis kolagen.

3. Sintesis Karnitin. Vitamin C bersama dengan niasin dan vitamin B6, berperan penting untuk pembentukan karnitin (asam amino yang dibutuhkan proses pemecahan lemak menjadi energi). Kekurangan vitamin C dapat menurunkan tingkat karnitin dan mengurangi produksi energi.

4. Sintesis Neurotransmitter. Vitamin C sangat penting untuk produksi norepinefrin dan serotonin, dua neurotransmitter yang penting diotak.

5. Detoksifikasi dan ekskresi obat dan bahan kimia. Vitamin C membantu mempertahankan sistem enzim di hati yang mendetoksifikasi dan mengeluarkan obat-obatan dan bahan kimia lingkungan beracun (seperti pestisida dan logam berat).

6. Imunokompetensi

7. Vitamin C penting untuk fungsi kekebalan tubuh yang sehat. Vitamin C digunakan untuk aktivitas optimal dari sel darah putih dan produksi mediator kimia yang mengarahkan respon imun.

8. Pemecahan kolesterol. Vitamin C berperan untuk pemecahan kolesterol. Kadar kolesterol dalam hati dan darah akan meningkat jika status vitamin c dalam tubuh kurang.

9. Penyerapan Zat Besi. Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi non-heme dari makanan atau suplemen.
Melindungi asam folat dan vitamin E dari oksidasi. Vitamin C membantu melindung asam folat dan vitamin E tetap dalam bentuk aktif mereka.

10. Mengendalikan tubuh dan tingkat histamin dalam darah. Ketika kekurangan vitamin C maka tingkat histamin dalam darah akan meningkat, sehingga akan memperburuk penderita alergi, asma, sakit maag, dan gangguan kejiwaan.

11. Produksi hormon. Vitamin C membantu produksi epinefrin dan norepinefrin, (hormon dilepaskan oleh kelenjar adrenal dalam menanggapi stres). 

Peningkatan Resiko Defisiensi

1. Peningkatan faktor stres fisik oleh sebab apapun, khususnya infeksi, demam, luka bakar, operasi trauma jaringan lunak atau tulang, suhu tinggi atau rendah dan penyakit kronis seperti gagal ginjal, diabetes dll.

2. Peningkatan stres antioksidan dari bahan kimia, radiasi dan logam berat dapat menghabiskan cadangan vitamin C dalam tubuh.

3. Penggunaan obat-obatan kronis seperti aspirin dan pil kontrasepsi oral dapat merusak status vitamin C.

4. Orang Lansia. Penuaan sering dikaitkan dengan penurunan kadar vitamin C dalam darah dan jaringan.

5. Periode pertumbuhan masa kanak-kanak , masa remaja, kehamilan dan laktasi, dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan vitamin C.

6. Perokok. Dapat meningkatakan kebutuhan vitamin C 2x lipat.

Tanda dan Gejala Defisiensi Vitamin C

1. Gangguan sintesis dan kerawanan jaringan ikat pembuluh darah dan dapat menyebabkan pendarahan abnormal seperti mudah memar, meradang, gusi berdarah dan kekakuan sendi.

2. Peningkatan keratin dalam produksi folikel rambut.

3. Gangguan dalam penyembuhan luka

4. Lemah, lesu, dan kelelahan (akibat dari kekurangan karnitin)

5. Gejala psikologis/neurologis termasuk depresi dan perubahan kepribadian.

6. Imunitas terganggu dengan peningkatan resiko infeksi.

7. Pertahanan antioksidan yang berkurang dapat menyebabkan peningkatan resiko kanker, penyakit jantung, stroke dan katarak.


Beberapa bahan makanan yang mengandung Vitamin C: pepaya, brokoli, kembang kol, jeruk, stroberi, paprika hijau, grapefruit, kentang.

Catatan : Buah-buahan dan sayuran sumber dari vitamin C. Seperti saat sarapan double jus jeruk, makan siang dengan salad campuran, makan malam dengan brokoli dan kentang bisa memenuhi 300 mg vitamin C.

Vitamin C mudah larut dalam air dan ireversibel teroksidasi sehingga pada saat memasak atau merebus akan mengurangi kandungan vitamin C. Tanda-tanda defisiensi vitamin C akan terlihat dalam waktu 1-2 minggu.

Penggunaan dalam terapi dan pencegahan.

1. Meningkatnya kemampuan untuk melawan infeksi. Vitamin C dengan dosis 1g atau lebih dapat meningkatkan fungsi sel darah putih dan bermanfaat dalam menurunkan tingkat histamin dalam darah. Tingkat histamin darah yang tinggi terkait dengan penurunan respon imun dan peningkatan kongesti nasal dan bronkial dalam pilek dan flu. Vitamin C dalam hal ini meningkatkan aktifitas sel darah putih dan meningkatkan kemampuan untuk menghancurkan bakteri dan virus.
2. Pengobatan dan pencegahan Kanker. Vitamin C berperan sentral dalam antioksidan dan pertahanan kekebalan tubuh terhadap kanker. Ini dapat membantu detoksifikasi aditif makanan karsinogenik. (seperti nitrat, pestisida, dan bahan kimia lainnya) serta logam berat. Vitamin C bisa mengurangi resiko kanker, khususnya kanker mulut, laring, esofagus, perut, anus, kandung kemih, payudara, pankreas dan uterus.
3. Mencegah aterosklerosis. Vitamin C membantu pemecahan kolesterol dan melindungi kolesterol dalam tubuh dari oksidasi (oksidasi pada kolesterol dapat meningkatkan atherogenisitasnya). Selain itu vitamin C dapat menurunkan kolesterol darah dan trigliserida, sambil meningkatkan kolesterol.
4. Mengurangi agregasi Trombosit. Selain itu juga Vitamin C dapat mengurangi resiko pembekuan darah di kaki dan paru-paru setelah operasi. Selain itu, vitamin C mendukung kekuatan dinding pembuluh darah. Sehingga vitamin C bermanfaat dalam penyakit jatung koroner, trombotik stroke, dan penyakit pembuluh darah periferal.
5. Mengatasi gangguan alergi Vitamin C berperan untuk mengendalikan tingkat histamin dalam tubuh baik di tubuh bagian bawah dan darah, sehingga dapat bermanfaat pada asma bronkial, asma yang di induksi oleh olahraga, alergi makan, alergi makanan, alergi rhinitis (hay Fever), dan alergi lainnya.
6. Mengatasi toksisitas logam berat. vitamin C berperan penting dalam melindungi tubuh dari logam berat. dengan mengurangi penyerapan dan mempercepat detoksifikasi dan ekskresi logam berat.
7. Mengobati wasir. Suplemen vitamin C tambahan dapat melunakan tinja, memperkuat dinding vena disekitar anus, dan mengurangi pembengkakkan.
8. Mengobati ulkus kulit diabetes. Vitamin C bisa membantu mempercepat penyembuhan ulkus kulit.
9. Mengobati dan mencegah penyakit periodontal. Vitamin C dapat mengurangi peradangan dan pendarahan pada gusi dan mempercepat penyembuhannya.
10. Vitamin C dapat melindungi peradangan, kerusakan ,dan penumpukan lemak di hati akibat konsumsi alkohol. Dan menjaga cadangan vitamin C yang disebabkan karena perokok.
11. Penyembuhan Luka. Vitamin C dapat menyembuhkan luka, patah tulang. Luka bakar, trauma, dan pembedahan.
12. Membantu penyerapan zat besi (fe). Vitamin C berperan untuk meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan.
13. Meningkatkan kesuburan. Vitamin C dapat meningkatkan kesuburan
14. Mengobati dan mencegah penyakit ulkus peptikum.
15. Mengobati dan mencegah gangguan mata. Vitamin c dapat mencegah katarak dengan mengurangi tekanan intraokular karena glaukoma.

Toksisitas (Keracunan)

Didalam beberapa penelitian dimana vitamin C, 5-10 g diberikan setiap hari kepada manusia yang sehat untuk beberapa tahun , tidak ada efek samping selain mual sesekali dan diare. Namun laporan telah memperingatkan peningkatan resiko batu ginjal dengan asupan vitamin C ( karena oksalat adalah hasil metabolisme asam askorbat atau vitamin C). Tetapi dalam dosis besar pada orang sehat tidak meningkatkan ekresi oksalat kedalam urin dan tidak berkontribusi pada batu ginjal. Namun pada pasien dengan riwayat batu ginjal, dosis pemberian vitamin C harus diawasi dan sesuai anjuran dokter/ahli gizi. Bentuk vitamin C kunyah karena keasamannya dapat menyebabkan erosi enamel gigi.

Sudahkah mengkonsumsi Vitamin C hari ini?

Diposkan pada 15 July 2019

Pelayanan kesehatan adalah untuk menyelamatkan pasien sesuai dengan yang diucapkan Hipocrates 2400 tahun yang lalu, yaitu Primum, non nocere (First, do no harm). Namun, dengan semakin berkembangnya ilmu dan teknologi pelayanan kesehatan, di  Rumah Sakit terdapat ratusan obat, ratusan tes dan prosedur, banyak alat dengan teknologi canggih, bermacam jenis tenaga profesi dan non profesi yang memberi pelayanan kepada pasien 24 jam terus menerus, sangat berpotensi untuk terjadinya kejadian yang tidak diharapkan.

RSIA Cinta Kasih memiliki komitmen untuk tetap menjaga dan terus meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien sehingga dapat memeberikan pelayanan kesehatan yang prima (service excellent) secara terus menerus dan berkelanjutan bagi masyarakat.
 

Diposkan pada 29 April 2019

 


Training HIPERKES PT.Yakult Indonesia Persada yang diadakan pada tanggal 25 April 2019,bersama dengan Direktur RS Betha Medika, Dr.Raditya Asri Wisuda,MARS dan Tim Marketing RS.Betha Medika.Pelatihan tersebut di Ikuti Oleh kurang lebih 239 orang peserta yang di bagi kedalam 2 sesi,mulai dengan Pre Test dan di akhiri dengan Post Test.
HIPERKES merupakan penggabungan dari Hygiene Perusahaan,Kesehatan dan Keselamatan kerja,tema yang dibahas pada pelatihan kali ini ialah seputar bahan makanan yang bisa menyebabkan alergi ( Food Alergen ) dan seputar luka terbuka,yang mana hal seperti itu sudah diatur jelas dalam peraturan BPOM,dalam kesempatan ini disampaikan juga pengertian,pengenalan komplikasi sampai dengan penanganan pertama yang sangat mudah di aplikasikan pada kehidupan sehari – hari.
Terimakasih kepada PT.Yakult Indonesia Persada atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan kepada kami.Semoga bermanfaat dan kita semua bisa semakin waspada dan peduli terhadap lingkungan disekitar kita.
The safe way is the best way,safety first.
Salam Semakin Sehat Dari kami, Keluarga Besar RS Betha Medika.
 

Diposkan pada 24 April 2019

 


Persalinan yang bahagia merupakan persalinan yang perlu persiapan, memasuki usia kandungan trimester 3 tentunya banyak hal yang perlu disiapkan untuk menghadapi persalinan baik itu persiapan secara mental, perlengkapan yang harus disiapkan dan biaya persalinan. Meskipun persalinan merupakan hal yang di nantikan namun bagi beberapa ibu hamil persalinan menimbulkan perasaan yang menakutkan dengan begitu perlu dipersiapkan sejak jauh hari.
Mempersiapkan mental tentunya harus disiapkan sejak awal kehamilan, bunda dapat mencari informasi mengenai perkembangan janin, kesehatan fisik bunda dan bagaimana perencanaan cara lahir. Semakin banyak informasi yang di dapat semakin siap bunda menghadapinya. Peran suami dan keluarga tentunya akan sangat berpengaruh dalam mempersiapakan persalinan, bunda dapat mencurahkan dan berbagi keresahan dan rasa takut dalam menghadapi persalinan kepada suami dan keluarga sehingga rasa takut akan berkurang.
Tak kalah penting perlengkapan bunda dan bayi baru lahir harus di persiapkan dengan matang, contoh daftar prioritas yang harus di siapkan oleh bunda untuk persalinan dan bayi baru lahir saat datang ke fasilitas kesehatan diantaranya:
1. Kartu identitas (KTP, SIM atau kartu identitas lainnya), kartu asuransi, dan setiap dokumen penting termasuk pemeriksaan rutin dokter atau bidan
2. Baju ganti, minimal untuk 3 hari. Sebisa mungkin pilihlah baju longgar dan dan nyaman dipakai
3. Sarung atau kain jahit untuk memudahkan gerak
4. Pakaian dalam minimal untuk 3 hari
5. Perlengkapan mandi
6. pembalut
7. Barang yang dapat meredakan kecemasan dan lebih rileks menjelang persalinan, misalnya: bantal kesayangan, pemutar musik MP3, foto pasangan, buku tentang persiapan persalinan, snack, dan sebagainya
8. Baju bayi baru lahir, minimal untuk 3 hari
9. Popok bayi atau diapers persiapkan sebanyak mungkin
10. Topi untuk menghangatkan kepala
11. Kaus kaki untuk menjaga agar kaki bayi tetap hangat
12. Selimut dan kain pernel bayi untuk membungkus bayi agar tetap hangat.
13. Tisu basah yang dirancang untuk bayi baru lahir atau kulit sensitif
14. Sarung tangan, karena kebanyakan bayi baru lahir memiliki kuku panjang, sehingga mencegah mereka untuk menggaruk wajah dan bagian tubuh lainnya
Daftar tersebut merupakan daftar pelengkapan secara umum yang dapat bunda persiapkan. Dan setiap fasilitas kesehatan memiliki standar tersendiri.
Biaya persalinan yang sering terlupakan oleh sebagian ibu bersalin akan menjadi masalah jika tidak disiapakan sejak jauh hari informasi yang harus di cari diantaranya adalah tarif persalinan dan cara bayar persalinan di tempat persalinan yang akan dituju. Bunda dan suami harus pempersiapkan cara bayar saat akan bersalin. Bunda dapat memilih cara bayar tunai, jaminan asuransi kesehatan swasta atau jaminan kesehatan dari pemerintah sesuai kemampuan bunda.
Dalam mempersiapkan semuanya, Bunda tentu perlu bantuan dari suami atau keluarga. Suami dan keluarga perlu tahu kapan perkiraan hari lahir. Sehingga saat Bunda merasakan kontraksi dan membutuhkan bantuan, suami maupun keluarga sudah siap membantu.
persiapan yang matang akan mempermudah bunda dalam menghadapi persalinan sehingga harapan bunda bersalin dengan bahagia dapat tercapai, dan jangan lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar persalinan berjalan dengan lancar, bunda dan bayi sehat selamat.
Semoga bermanfaat, jangan lupa untuk share artikel ini kepada kerabat dan keluarga dirumah yaaa…
Salam semakin sehat dari kami, keluarga besar RS Betha Medika.
 

Diposkan pada 11 April 2019

 

Selamat pagi pembaca. Banyak diantara kita yang menyukai traveling. Bukan hanya sekedar hobi, traveling bagi sebagian orang sudah menjadi kewajiban untuk meluangkan waktu mengunjungi tempat-tempat yang baru. Nah, selain menyenangkan, traveling itu juga bisa menguras tenaga kita dan membuat kita sakit. Oleh karena itu dibutuhkan persiapan yang cukup agar tubuh tetap sehat dan bisa menikmatinya. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan agar tetap sehat saat traveling.

1. Biasakan untuk selalu mencuci tangan 
Cuci tangan merupakan salah satu hal penting yang dapat dengan mudah dilakukan semua orang untuk menjaga kesehatan. Selama traveling anda akan bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya, entah sudah berapa banyak hal yang anda sentuh dan membuat kuman serta bibit penyakit menempel pada tangan Anda. Cuci tangan dapat membunuh dan mengurangi kotoran yang hinggap pada tangan Anda. Terutama sebelum Anda makan dan minum.

2. Hati hati dalam memilih makanan dan minuman 
Berjalan-jalan mengunjungi berbagai tempat memberi kesempatan Anda menemukan makanan baru yang menarik hati. Tapi, tunggu dulu, sebaiknya Anda memilah kembali makanan dan minuman apa saja yang boleh dan tidak boleh Anda konsumsi. Misalnya Anda alergi terhadap suatu bahan makanan, pastikan anda tidak memakanannya.

3. Minum air putih yang cukup 
Minum air putih yang cukup adalah salah satu kunci menjaga kesehatan tubuh Anda saat traveling. Faktor perbedaan cuaca dan tingkat aktivitas Anda selama traveling juga perlu menjadi pertimbangan banyaknya cairan yang dibutuhkan oleh tubuh. Bila Anda lebih banyak berjalan kaki, bergerak, dan beraktivitas saat liburan, tingkatkan konsumsi cairan lebih dari biasanya.

4. Tidur yang cukup
Meskipun sedang seru jalan jalan, penting bagi Anda untuk tetap mematuhi aturan tidur yang baik. Beberapa situasi bisa membuat jadwal tidur Anda berantakan, namun tetap pastikan Anda mendapat kesempatan tidur yang cukup agar tidak mempengaruhi kondisi kesehatan Anda.

5. Lindungi tubuh dari paparan sinar matahari langsung.
Salah satu yang membuat tubuh drop saat traveling adalah terlalu lama dibawah sinar matahari. Untuk mengantisipasi hal ini, gunakanlah topi dan kacamata hitam untuk sedikit mengurangi paparan sinar matahari langsung.

6. Sebelum berangkat, pastikan tubuh dalam kondisi yang fit.
Periksalah kesehatan ke dokter jika diperlukan. Bila memang dibutuhkan vaksin tertentu untuk mendatangi suatu negara, lakukanlah. Bila memang ingin melakukan traveling yang ekstrim seperti mendaki atau diving, berolahraga rutin beberapa minggu sebelum berangkat traveling sangat direkomendasikan.

7. Selalu sediakan obat-obatan.
Yang terakhir tapi tidak boleh dilupakan adalah selalu sediakan obat-obatan selama traveling. Pasalnya, Anda tidak pernah tahu kapan hal-hal terburuk akan terjadi pada diri Anda. Beberapa obat yang mungkin Anda butuhkan:
- Obat demam seperti paracetamol atau ibuprofen
- Obat nyeri seperti natrium diclofenac, piroksicam, meloxicam.
- Obat flu dan batuk yang dijual bebas di Indonesia tapi mungkin tidak ditemukan dinegara lain.
- Obat alergi seperti cetirizine atau loratadine
- Obat lambung seperti ranitidine, omeprazole atau lansoprazole
- Obat diare seperti diatabs atau diaform, loperamide
- Obat-obat lainnya yang rutin Anda konsumsi, misalnya obat-obat antihipertensi, obat diabetes mellitus, obat-obatan jantung, dan lain lainnya
- Obat-obat luar misalnya untuk meredakan nyeri badan yang dijual dipasaran
- Jangan lupa konsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh Anda.

Jadi beberapa tips diatas bisa Anda terapkan untuk menjaga tubuh Anda dan mencegah sakit saat traveling. Banyak yang perlu dipertimbangkan saat traveling, termasuk kesehatan. Jangan hanya mementingkan barang-barang yang akan dibawa traveling saja atau pesawat murah saja atau kamera saja saat jalan-jalan, namun kesehatan Anda yang utama, bawalah obat-obatan yang kelak mungkin Anda perlukan agar traveling tetap menyenangkan.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk share informasi kesehatan kepada kerabat dan juga saudara dirumah ya…
Salam semakin sehat dari kami, keluarga besar RS Betha Medika.